profil siti aisyah

Profil Siti Aisyah : WNI Yang Diduga Pembunuh Kim Jong Nam

KumpulanProfil.com – Siti Aisyah adalah Warga Negara Indonesia yang tersandung dalam kasus pembunuhan kakak tiri dari Kim Jong Un yaitu Kim Jong Nam. Bagaimanakah kronologisnya hingga Siti Aisyah bisa terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut? Berikut ulasan mengenai kronologis kematian Kim Jong Nam, dan juga Profil Siti Aisyah.

Kim Jong Nam dinyatakan tewas di Bandara Internasional Malaysia ketika ia ingin terbang dari Malaysia menuju Makau. Dugaan terkuat atas pembunuhan kakak tiri dari pemimpin Korea Utara ini adalah efek dari racun. Namun masih belum dapat dipastikan dengan cara apa pelaku melaksanakan aksinya dan juga masih belum ada titik terang tentang siapa pelakunya.

Sejauh ini sudah ditangkap 4 orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam. 2 diantaranya adalah perempuan berkebangsaan Vietnam dan Indonesia. Dan 2 diantaranya adalah pria berkebangsaan Korea Utara dan juga Malaysia.

Keterlibatan warga negara Indonesia dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam tentu membuat tanah air menjadi heboh. Lantas, wanita seperti apakah Siti Aisyah tersebut? Dan apa yang dilakukannya di Malaysia? Sebelum itu mari kita bahas Profil Siti Aisyah terlebih dahulu.

Profil Siti Aisyah

Nama Siti Aisyah
Jenis Kelamin Perempuan
Lahir 11 Februari 1992
Domisili Serang
Alamat Jl. Angke Indah, Gang Kacang nomor 16, RT5/3, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat
Status Cerai (1 Februari 2012)
Keluarga Benah (Ibu)

Gunawan Hasyim (Mantan Suami)

Rio (Anak)

Tjia Liang Kiong (Ayah Mertua)

Siti Aisyah dikenal sebagai sosok yang baik, sopan dan juga ramah. Hal tersebut dituturkan oleh ayah mertuanya yakni Tjia Liang Kiong atau Akong. Akong juga menyebutkan bahwa Siti Aisyah pintar mengurusi rumah tangga.

Awalnya Siti Aisyah datang dari Serang pergi ke Jakarta berniat untuk mencari pekerjaan. Akhirnya ia pun bekerja di konvek milik Akong pada tahun 2007. Lalu akhirnya Siti Aisyah menikahi anak dari Akong yang bernama Gunawan Hasyim.

Pada tahun 2010 ia dan suaminya pergi ke Malaysia untuk meneruskan bisnis toko garmen milik Akong yang bangkrut. Setelah setahun meninggalkan mertuanya, akhirnya ia kembali ke Indonesia. Dan ia pun mengakui kalau ingin bercerai dengan Gunawan Hasyim, lantaran ia mengaku sudah tidak bahagia. Namun suaminya menduga bahwa Aisyah memiliki selingkuhan.

Akhirnya pada 1 Februari 2012 mereka bercerai dan Aisyah mengaku akan tinggal bersama orang tuan-nya yang tinggal di Serang, Provinsi Banten dan akan bekerja di toko sepatu. Sedangkan mantan suaminya sekarang sudah menikah lagi dan tinggal di Irian Jaya.

Setelah ia pulang, ia pun minta izin kepada orang tuanya untuk pergi ke Batam untuk berjualan baju. Akhirnya ia pun pergi, dan ibunya kaget setelah mendengar berita bahwa anak kesayangannya harus ditangkap terkait kasus pembunuhan.

Benah selaku ibunya hanya bisa berdoa. Benah pun mengaku tidak bisa tidur dan tidak bisa makan memikirkan nasib anaknya yang sekarng harus tidur di penjara negeri orang. Ia tidak percaya bila anaknya bisa membunuh seseorang.

Pengakuan yang sama juga dilontarkan oleh Tahmat Yusri. Yusri adalah ketua RT di tambora, tempat dimana ia pernah tinggal didalamnya. Ia mengatakan kalau Siti Aisyah yang ia kenal tidak mungkin melakukan hal seperti itu.

Sedangkan menurut Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Agung Sampurno, Siti Aisyah pergi ke Malaysia menggunakan kapal Ferry MV Mirangga Alpha dengan nomor manifest 12. Aisyah pergi ke Malaysia lewat kendaraan laut dari Batam.

Entah untuk apa dia kali ini pergi ke Malaysia. Apakah benar pembunuhnya adalah Siti Aisyah? Kita tunggu saja. Kita sebagai makhluk biasa hanya bisa berdoa untuk kebaikan semuanya. Dan dengan adanya informasi tersebut berarti sama dengan berakhirnya artikel ini. Itulah kronologis kematian Kim Jong Nam, dan juga Profil Siti Aisyah.

 

Kata Kunci Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *